Updateindonesia

Manfaat Dari Meditasi Metta Bisa Turunkan Depresi Dan Kuatir

Update IndonesiaManfaat Dari Meditasi Metta Bisa Turunkan Depresi Dan Kuatir, Meditasi metta sebagai praktek ciri khas Buddhis dan dilaksanakan untuk tumbuhkan cinta dan kebaikan pada semua makhluk.

Meditasi ini rupanya mempunyai macam manfaat, salah satunya langkah mengurus kekhawatiran sosial, kurangi emosi negatif, dan ada banyak kembali. Untuk kamu yang ingin tahu, baca jejeran manfaatnya seperti berikut.

Manfaat Dari Meditasi Metta Bisa Turunkan Depresi Dan Kuatir

1. Tingkatkan self-love

Meditasi metta bisa tumbuhkan rasa kasih-sayang pada diri kita. Ini karena meditasi mengikutsertakan phrase yang bagus dan terus diucakan ke diri kita. Pokoknya, kamu harus menyukai diri kita dahulu saat sebelum menyukai diri seseorang.

manfaat ini bisa kurangi emosi negatif, berasa seperti tidak pantas, kebimbangan diri, keraguan, sampai kemarahan.

Sebuah jurnal yang diedarkan Traumatic Stress di tahun 2013 mendapati jika lakukan meditasi metta dengan teratur bisa tingkatkan rasa sayang diri (self-love). Dampak ini bisa menolong memudahkan tanda-tanda masalah depresi pasca-trauma (PTSD).

Baca Juga : 

2. Kurangi depresi dan kekhawatiran

Menurut jurnal Clinical Psychiatry tahun 2013, meditasi metta bisa kurangi tanda-tanda kekhawatiran secara berarti. Disamping itu, bukti medis memperlihatkan jika meditasi metta bisa kurangi tanggapan infeksi yang disebabkan karena depresi.

Menurut pegiat meditasi, saat melontarkan phrase-frase positif saat lakukan meditasi ini, memungkinkannya orang untuk menyaksikan lebih positif pada diri sendiri dan rasakan emosi rasa seperti cinta dan sukur. Emosi itu bisa tingkatkan kepuasan hidup dengan kurangi depresi dan kekhawatiran

3. Kurangi merasa sakit fisik

Ada banyak bukti jika meditasi ini bisa kurangi beberapa macam merasa sakit fisik. Menurut jurnal Holistic Nursing tahun 2005, meditasi ini bisa kurangi ngilu punggung bawah yang konsisten.

Disamping itu, sebuah jurnal yang diedarkan Pain Manajemen Nursing tahun 2014 mendapati dampak sama ke orang yang kerap alami gempuran migrain. Beberapa periset di ke-2  study itu menyangkutkan pengurangan merasa sakit ini datang dari pembasmi depresi dalam meditasi metta.

4. Memberi usia panjang

Telomer sebagai susunan DNA yang berada di ujung tiap kromosom dan bekerja membuat perlindungan informati genetik. Bersamaan pertambahan umur, telomer dengan alami umurnya mengurangi. Depresi akut bisa percepat proses pengikisan umur DNA itu, hingga percepat penuaan biologis.

Sebuah study yang diedarkan Brain, Behavior, and Immunity di tahun 2013 mempelajari meditasi metta yang dihubungkan dengan kenaikan panjang telomer. Mereka mendapati pertaruhan jika meditasi metta bisa tingkatkan usia panjang

5. Tingkatkan jaringan sosial

Meditasi metta dapat memiara jalinan sosial yang semakin kuat. Sesudah melontarkan phrase-frase baik pada diri kita, hal tersebut bisa membuat lebih suka sampaikan phrase-frase yang bagus juga ke seseorang.

Ini memungkinkannya seorang agar semakin memperlihatkan belas kasih dan empati, hingga menggerakkan dianya agar semakin pahami hati seseorang.

Untuk lakukan meditasi ini, kamu tak perlu perlengkapan atau peralatan khusus. Kamu dapat mengawalinya dengan duduk dalam sikap nyaman, konsentrasi, dan melontarkan phrase positif secara perlahan-lahan.

Related Posts