Updateindonesia

Fakta Tentang Sperma Pria Yang Penting Anda Ketahui

Update IndonesiaFakta Tentang Sperma Pria Yang Penting Anda Ketahui, Sperma keluar bertepatan sama air mani atau semen saat pria berejakulasi. Anda pasti juga sudah mengetahui jika sel sperma mempunyai peran penting untuk proses berlangsungnya kehamilan. Tetapi tahukah Anda jika 1/2 code genetik anak dibawa sperma? Nach, masih banyak bukti mengenai sperma yang dapat menolong Anda dan pasangan mempunyai bayi yang sehat.

Fakta Tentang Sperma Pria Yang Penting Anda Ketahui

Sperma ialah sel reproduksi pria yang memiliki kandungan kromosom. Saat lakukan hubungan seks dan terjadi proses ejakulasi, sel sperma akan lakukan pembuahan pada sel telur untuk hasilkan embrio manusia. Saat sebelum dikeluarkan lewat ejakulasi, terjadi proses spermatogenesis atau pembangunan sel sperma dalam testis.

Testis ini sebagai organ reproduksi pria yang perlu sebagai pemroduksi testosteron atau hormon sex pria. Meskipun punyai peranan yang perlu, banyak kelompok pria masih abai dengan kesehatan sel sperma. Oleh karena itu, kenali beragam bukti unik sperma seperti di bawah ini.

  1. Ketidaksamaan Sperma Dan Air Mani
    Beberapa orang memakai kedua istilah sperma dan air mani secara berganti-gantian. Walau sebenarnya, sebetulnya sperma dan air mani sebagai dua intisari atau zat yang lain. Sperma ialah sisi dari air mani dan cuman dapat Anda saksikan dengan memakai mikroskop. Sementara, air mani atau semen ialah cairan warna putih, kental, dan lekat yang penis Anda keluarkannya saat ejakulasi. Air mani memiliki kandungan fruktosa dan proteolitik untuk menolong sperma ke arah sel telur.
  2. Sperma Berupa Normal Dan Abnormal
    Morfologi atau wujud sperma terdiri jadi dua, yaitu normal dan abnormal. Pada umumnya, menurut Loma Linda University Center for Fertility dan IVF wujud sperma dipandang berdasar ukuran kepala, kandungan DNA kepala, penampilan sisi tengah, dan susunan ekor. Sperma normal akan mempunyai wujud kepala oval, sisi tengah utuh, dan ekor tunggal memanjang. Sementara, sperma abnormal dapat mempunyai dua kepala, kepala kecil atau besar, ekor semakin banyak, dan ekor yang bengkok. Pria sehat mempunyai sel sperma abnormal setiap ejakulasi. Seorang pria dengan kesuburan baik mempunyai 4 sampai 14 % ataupun lebih sel sperma normal. Kurang dari itu, dapat digolongkan sebagai abnormalitas sperma yang dikenali sebagai teratozoospermia.
  3. Umur Sperma Relatif Panjang
    Study memperlihatkan pria memerlukan waktu 42 sampai 76 hari atau sekitaran 2 bulan untuk produksi sperma, pematangan, sampai ejakulasi. Untungnya, proses ini akan jalan secara terus-terusan pada tubuh pria, berlainan dengan sel telur dalam tubuh wanita. Disamping itu, umur sperma relatif panjang serta dapat hidup beberapa hari sesudah ejakulasi. Sel sperma dapat bertahan hidup pada tubuh wanita sesudah berhubungan seks sepanjang 2 sampai 5 hari, bergantung keadaan lendir serviks dan transisi menstruasi wanita.
  4. Sperma Ialah Perenang Cepat
    Tiap ejakulasi, ada lebih dari 200 juta sperma yang keluar. Harry Fisch, MD, pakar urologi dan profesor kedokteran reproduksi dari Weill Medical College of Cornell University seperti diambil dari Women’s Health menjelaskan jika ejakulasi pertama memiliki kandungan fokus sperma paling tinggi dibanding sesudahnya. Walau sperma mempunyai zat kimia yang dapat arahkan sperma untuk berenang lempeng dan cepat dekati sel telur, sering sperma tidak patuhi zat kimia itu. Banyak sperma yang cuman berputar dan tidak cari sel telur.
  5. Sperma Mempunyai Beberapa Kalori
    Anda kemungkinan menduga jika sperma hanya zat yang berperan untuk membuahi sel telur dan lakukan reproduksi. Bukti unik sperma yang Anda harus kenali ialah jika sperma bersama sama air mani mempunyai beberapa kalori. Pada sebuah sendok makan sperma memiliki kandungan sekitaran 20 kalori. Ini berdasar bukti jika sperma memiliki kandungan beberapa protein, lemak, bahkan juga cholesterol didalamnya.
  6. Suhu Testis Mempengaruhi Kualitas Sperma
    Untuk memperoleh kualitas sperma yang sehat, sangat penting untuk Anda untuk jaga suhu testis. Suhu testis agar lebih rendah dibanding suhu badan. Peningkatan temperatur testis sampai 37°C saja dapat mengusik produksi sperma. Hingga penting untuk pria untuk menghindar rutinitas yang mengakibatkan kenaikan suhu disekitaran testis, seperti menggunakan celana terlampau ketat, kerap silangkan kaki, duduk kelamaan, atau memakai netbook pada pangkuan Anda. Kualitas sperma dikuasai oleh kesehatan pria pada umumnya. Kelompok pria yang menghindar rokok, diet tinggi lemak, dan paparan toksin dari lingkungan biasanya mempunyai sperma yang lebih bagus dengan tingkat kesuburan tinggi.
  7. Sperma Memiliki Kandungan Nilai Gizi Baik
    Cairan sperma dan air mani rupanya mempunyai beberapa nilai nutrisi yang bagus. Gabungan keduanya hasilkan warna keputihan yang kotor karena tingginya kandungan protein, lemak, dan karbohidrat didalamnya. Disamping itu, sperma dan air mani memiliki kandungan gizi terhitung mineral dan vitamin, seperti asam askorbat, fruktosa, zat besi, kalsium, magnesium, sodium, potasium, vitamin B12, dan air.
  8. Rasa Sperma Bergantung Air Mani
    Beberapa pasangan kemungkinan memutuskan untuk menelan sperma saat lakukan oral sex. Rasa sperma sendiri bergantung dari kandungan yang ada di air mani. Air mani memiliki kandungan 96 % air, 2 % sperma, dan bekasnya berbentuk zat lain, seperti fruktosa, natrium bikarbonat, vitamin, dan mineral. Karena kandungan itu, sebagian orang memvisualisasikan rasa sperma yang sedikit manis atau justru tidak terasa. Makanan yang pria konsumsi bisa juga mempengaruhi rasa sperma, contoh nanas dan kayu manis dapat membuat rasanya lebih manis. Dan, konsumsi cafein atau bawang dapat membuat berasa lebih pahit dan asin.
  9. Karakter Setiap Kromosom Sama
    Bukti berkenaan sperma yang penting Anda kenali ialah sperma bawa kromosom X (wanita) dan yang lain bawa kromosom Y (lelaki) yang hendak mempengaruhi perubahan kelamin janin dalam kandungan. Riset awalnya mengatakan sperma dengan kromosom Y mempunyai ukuran kecil, ekor panjang, dan sanggup bergerak bisa lebih cepat. Sementara, sperma dengan kromosom X memiliki ukuran semakin besar, semakin kuat, dan dapat bertahan hidup semakin lama pada tubuh wanita. Tapi, sebuah study terkini dalam Frontiers in Cell and Developmental Biology memperlihatkan jika ketidaksamaan khusus di antara kedua sperma ini cuman berada pada kandungan DNA-nya. Perlu riset kelanjutan dengan sistem lebih detil untuk membandingkan keduanya.

Related Posts